A. WARITS, S.Sos
Ketua KPUD Sumenep
Tolak Golput
Jangan sampai tidak memilih
Ayo memilih
9 April 2014
Partai Peserta
PEMILU 2014
Minggu, 30 Maret 2014
Kamis, 27 Maret 2014
KPU alokasikan Rp 1,3 triliun untuk gaji hansip dan bikin TPS
01.16
No comments
![]() |
| Simulasi pengamanan Pemilu. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman |
Merdeka.com - Untuk menggaji Linmas atau hansip dan
pembuatan tempat pemungutan suara (TPS) baru, KPU mengajukan anggaran
sebesar Rp 1,3 triliun kepada Kementerian Keuangan. KPU mengaku telah
mendapatkan persetujuan dari Kemenkeu.
"Persetujuan dari Kemenkeu sudah keluar, karena sudah keluar, kemudian KPU menindaklanjuti mengirimkan surat ke KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi," ujar Komisioner KPU Arief Budiman kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (27/3).
Linmas-Linmas tersebut, lanjut Arief, nantinya bertugas turut mengamankan di setiap TPS di seluruh Indonesia. Dengan cairnya anggaran tambahan tersebut, KPU bakal segera berkoordinasi dengan KPU Daerah di tingkat kabupaten/kota untuk secepatnya merekrut petugas Linmas.
"Karena linmas di dalam Undang-Undang disebutkan diangkat oleh PPS. Kami minta proses itu segera dilakukan," tegas Arief.
"Perkiraan anggaran itu nyampe ke DIPA KPU Kabupaten/Kota itu 3 April," tandasnya.
"Persetujuan dari Kemenkeu sudah keluar, karena sudah keluar, kemudian KPU menindaklanjuti mengirimkan surat ke KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi," ujar Komisioner KPU Arief Budiman kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (27/3).
Linmas-Linmas tersebut, lanjut Arief, nantinya bertugas turut mengamankan di setiap TPS di seluruh Indonesia. Dengan cairnya anggaran tambahan tersebut, KPU bakal segera berkoordinasi dengan KPU Daerah di tingkat kabupaten/kota untuk secepatnya merekrut petugas Linmas.
"Karena linmas di dalam Undang-Undang disebutkan diangkat oleh PPS. Kami minta proses itu segera dilakukan," tegas Arief.
"Perkiraan anggaran itu nyampe ke DIPA KPU Kabupaten/Kota itu 3 April," tandasnya.
Pemilu legislatif akan digelar pada 9 April 2014. Sedangkan Pilpres akan digelar pada 9 Juli 2014.
[has]
Sabtu, 24 Agustus 2013
Selama Kampanye di Malang, Pakde Karwo Paling Enjoy
23.38
No comments
Malang - Tahapan kampanye
masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa
Timur sudah selesai. Di Kabupaten Malang, 4 calon kandidat sudah bertemu
dengan masing-masing konstituennya.
Seperti apa peluang para kandidat untuk menuju Gedung Negara Grahadi? Beritajatim.com mencatat, selama masa kampanye, hanya pasangan KarSa dan BerkaH saja yang menemui langsung konstituennya di Kabupaten Malang.
Dua calon kandidat lain yakni Eggy-Sihat dan BDH-Said, justru tidak menggunakan waktunya secara efektif untuk menyapa warga Kabupaten Malang dengan jumlah hak suara pemilih 1,9 juta jiwa. Eggy hanya mampir untuk Sholat Jumat di Masjid Al Islah, Kecamatan Sumberpucung, Jumat (16/8/2013) lalu. Sedang BDH-Said, justru memandatkan orasi politiknya pada pengurus DPC PDI Perjuangan dan Sirmadji, selaku tim pemenangan saat menggelar kampanye akbarnya di Lapangan Penarukan, Kecamatan Kepanjen pada 21 Agustus 2013.
"Pak Bambang ada acara di dapil lain. Sehingga, kita wakilkan. Namun begitu, kita optimis BDH-Said bisa mendulang suara maksimal di Kabupaten Malang," papar Sirmadji, Ketua DPW PDI Perjuangan, kala membuka orasi politiknya.
Kampanye yang punya massa cukup banyak justru dimiliki pasangan BerKah. Khofifah, menemui 1000 warga Muslimat NU di gedung PCNU Kepanjen pada Minggu (18/8/2013). Dalam kampanye itu, juga hadir massa Fatayat yang konon, juga berafiliasi dan lebih mendukung pasangan KarSa. Dalam kampanye politiknya, Khofifah menyakinkan jika Jawa Timur akan menjadi Propinsi yang kuat jika ekonomi perempuannya sejahtera.
"Semasa saya jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan, anggarannya sangat kecil. Tapi dengan semangat pantang menyerah, saya terpaksa mengetuk pintu-pintu para duta besar untuk membantu program-program perempuan di Indonesia," kata Khofifah kala itu.
Sementara itu, Pakde Karwo justru terkesan paling enjoy saat berkampanye di Kabupaten Malang. Seorang diri hadir kala menyapa pedagang pasar turen, Kamis (15/8/2013), sosok Pakde seolah menghipnotis warga setempat. Tanpa sungkan, Pakde merangkul dan menjabat tangan siapapun yang dia temui di pasar.
Pakde bahkan rela makan nasi soto dan memesannya 20 porsi. "Sotonya berapaan, ya sudah saya pesan 20 porsi ya. Yang belum makan, silahkan makan," ujar Pakde saat itu.
Ia bahkan rela mengalami serak (gangguan suara-red) akibat banyak meminum dan makan-makanan yang disediakan pedagang. "Opo ae tak pangan mau. Sampek suaraku serak (apa saja saya makan tadi. Sampai suaraku habis-red)," terang pria berkumis saat menyapa konstituennya di Wisma Cakra Pindad, Turen.
Diungkapkan Pakde kala bertemu dengan berbagai element masyarakat seperti Ikatan Guru Tidak Tetap, Guru Madin (Madrasah Diniyah), Fatayat, Kelompok Tani dan Nelayan, program apa yang belum diberikan pada masyarakat Jatim, akan dia prioritaskan. "5 tahun itu waktu yang singkat. Bung Karno memimpin 23 tahun, program kerjanya baru berhasil. Pak Harto 32 tahun, programnya juga berhasil. SBY 9 tahun, sama program-programnya juga berhasil. Kalau saya diamanahi dan terpilih lagi, ya program yang belum saya kerjakan itu akan prioritas. Jadi harus sabar," urainya.
Di mata Pakde, program apa yang dirasa gagal, silakan dikritisi. Namun yang terjadi, seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam kampanye itu justru menyakinkan jika di bawah kepemimpinannya, ada banyak program KarSa yang bisa dinikmati masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Jatim, kesejahteraan guru, pemberdayaan perempuan pun minta Pakde lanjutkan untuk menjadi lebih baik lagi.
"Harus ada prioritas pembangunan di Jatim. Tidak semua disamaratakan. Keadilan itu, ya prioritas. Amunisi pembangunan adalah dana. Dana besar, pemerataan pembangunan akan bisa mensejahterakan masyarakat Jawa Timur," pungkas Mantan Sekda yang dekat dengan semua golongan masyarakat itu.
Nah, dengan segudang terobosan dan program kerja ril KarSa selama menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim inilah, belum ada satu kandidatpun yang menandingi. Kepopuleran KarSa selama ini, diprediksi akan mendulang banyak suara di Kabupaten Malang dan Jawa Timur.
Seperti apa peluang para kandidat untuk menuju Gedung Negara Grahadi? Beritajatim.com mencatat, selama masa kampanye, hanya pasangan KarSa dan BerkaH saja yang menemui langsung konstituennya di Kabupaten Malang.
Dua calon kandidat lain yakni Eggy-Sihat dan BDH-Said, justru tidak menggunakan waktunya secara efektif untuk menyapa warga Kabupaten Malang dengan jumlah hak suara pemilih 1,9 juta jiwa. Eggy hanya mampir untuk Sholat Jumat di Masjid Al Islah, Kecamatan Sumberpucung, Jumat (16/8/2013) lalu. Sedang BDH-Said, justru memandatkan orasi politiknya pada pengurus DPC PDI Perjuangan dan Sirmadji, selaku tim pemenangan saat menggelar kampanye akbarnya di Lapangan Penarukan, Kecamatan Kepanjen pada 21 Agustus 2013.
"Pak Bambang ada acara di dapil lain. Sehingga, kita wakilkan. Namun begitu, kita optimis BDH-Said bisa mendulang suara maksimal di Kabupaten Malang," papar Sirmadji, Ketua DPW PDI Perjuangan, kala membuka orasi politiknya.
Kampanye yang punya massa cukup banyak justru dimiliki pasangan BerKah. Khofifah, menemui 1000 warga Muslimat NU di gedung PCNU Kepanjen pada Minggu (18/8/2013). Dalam kampanye itu, juga hadir massa Fatayat yang konon, juga berafiliasi dan lebih mendukung pasangan KarSa. Dalam kampanye politiknya, Khofifah menyakinkan jika Jawa Timur akan menjadi Propinsi yang kuat jika ekonomi perempuannya sejahtera.
"Semasa saya jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan, anggarannya sangat kecil. Tapi dengan semangat pantang menyerah, saya terpaksa mengetuk pintu-pintu para duta besar untuk membantu program-program perempuan di Indonesia," kata Khofifah kala itu.
Sementara itu, Pakde Karwo justru terkesan paling enjoy saat berkampanye di Kabupaten Malang. Seorang diri hadir kala menyapa pedagang pasar turen, Kamis (15/8/2013), sosok Pakde seolah menghipnotis warga setempat. Tanpa sungkan, Pakde merangkul dan menjabat tangan siapapun yang dia temui di pasar.
Pakde bahkan rela makan nasi soto dan memesannya 20 porsi. "Sotonya berapaan, ya sudah saya pesan 20 porsi ya. Yang belum makan, silahkan makan," ujar Pakde saat itu.
Ia bahkan rela mengalami serak (gangguan suara-red) akibat banyak meminum dan makan-makanan yang disediakan pedagang. "Opo ae tak pangan mau. Sampek suaraku serak (apa saja saya makan tadi. Sampai suaraku habis-red)," terang pria berkumis saat menyapa konstituennya di Wisma Cakra Pindad, Turen.
Diungkapkan Pakde kala bertemu dengan berbagai element masyarakat seperti Ikatan Guru Tidak Tetap, Guru Madin (Madrasah Diniyah), Fatayat, Kelompok Tani dan Nelayan, program apa yang belum diberikan pada masyarakat Jatim, akan dia prioritaskan. "5 tahun itu waktu yang singkat. Bung Karno memimpin 23 tahun, program kerjanya baru berhasil. Pak Harto 32 tahun, programnya juga berhasil. SBY 9 tahun, sama program-programnya juga berhasil. Kalau saya diamanahi dan terpilih lagi, ya program yang belum saya kerjakan itu akan prioritas. Jadi harus sabar," urainya.
Di mata Pakde, program apa yang dirasa gagal, silakan dikritisi. Namun yang terjadi, seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam kampanye itu justru menyakinkan jika di bawah kepemimpinannya, ada banyak program KarSa yang bisa dinikmati masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Jatim, kesejahteraan guru, pemberdayaan perempuan pun minta Pakde lanjutkan untuk menjadi lebih baik lagi.
"Harus ada prioritas pembangunan di Jatim. Tidak semua disamaratakan. Keadilan itu, ya prioritas. Amunisi pembangunan adalah dana. Dana besar, pemerataan pembangunan akan bisa mensejahterakan masyarakat Jawa Timur," pungkas Mantan Sekda yang dekat dengan semua golongan masyarakat itu.
Nah, dengan segudang terobosan dan program kerja ril KarSa selama menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim inilah, belum ada satu kandidatpun yang menandingi. Kepopuleran KarSa selama ini, diprediksi akan mendulang banyak suara di Kabupaten Malang dan Jawa Timur.
PDIP Perkirakan Pilkada Jatim Berlangsung Ramai
02.26
No comments
![]() |
| Pilkada (ilustras) |
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
memperkirakan Pilkada Jawa Timur pada 29 Agustus mendatang akan
berlangsung ramai. Pasalnya, tiga pasangan calon memiliki peluang untuk
menang.
"Ketiga pasangan calon tersebut adalah Bambang DH dan Said Abdullah,
Khofifah Indar Parawansa dan Herman Sumadiredja, serta Soekarwo dan
Saifullah Yusuf," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur,
Kusnadi, di Surabaya, Jumat (23/8).
Senin, 12 Agustus 2013
KPU Pusat Bahas Formulir C1 Pilkada Jatim
00.45
No comments
[JAKARTA] Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat belum
memutuskan penggunaan formulir C1 Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Jawa Timur
pasca penetapan pasangan Khofifah Indar Parawansa- Herman S Sumawiredja atau
"Berkah" menjadi peserta Pilkada.
Komisioner KPU Pusat Juri Ardiantoro, ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Minggu (11/8), mengatakan pihaknya baru akan mengirimkan pejabat terkait ke Jawa Timur guna memastikan kondisi terkait di sana.
Komisioner KPU Pusat Juri Ardiantoro, ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Minggu (11/8), mengatakan pihaknya baru akan mengirimkan pejabat terkait ke Jawa Timur guna memastikan kondisi terkait di sana.
Rabu, 07 Agustus 2013
Selamat Idul Fitri 1434 H
02.54
No comments
Besok Kamis, 8 Agustus 2013, insya Allah
seluruh umat Islam di Indonesia akan merayakan Idul Fitri,
1 Syawal 1434 Hijriyah. Hari Raya Lebaran tak hanya memperkuat silaturahim,
tetapi juga membersihkan hati kita sebersih-bersihnya setelah ditempa oleh
ujian mengikat hawa nafsu selama 30 hari berpuasa.
Izinkan kami bersajak
Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN
Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN
Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
Selasa, 02 Juli 2013
Verifekasi Ulang Calon Gubernur Eggy Sudjana
09.17
No comments
Panitia
Pemungutan Suara (PPS) Desa Larangan Perreng Kec. Pragaan Kab. Sumenep
melalukan verifekasi ulang calon gubernur Eggy Sudjana, PPS menemukan beberapa
dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tanda tangan palsu terhadap pasangan
bakal calon gubernur Eggy Sudjana-Muhammad Sihat.
Eggy Sudjana-Muhammad Sihat adalah pasangan yang
akan maju melalui jalur independen dalam Pemilihan Gubernur Jatim yang
dilaksanakan pada 29 Agustus.
Senin, 10 Juni 2013
Demokrat kerahkan kekuatan menangkan Pilkada Jatim
02.19
No comments
LENSAINDONESIA.COM: Hajatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah
satu persatu mulai digelar. Setelah Provinsi Bali dan Jawa Tengah, dalam
waktu dekat Jawa Timur akan menggelar hajatan yang sama. Semua partai
politik disibukkan dalam persiapan pemenangan calon yang akan
diusungnya.
Partai Demokrat untuk kedua kalinya mengusung pasangan
Karsa (pak Karwo dan Syaifullah Yusuf) mulai sejak dini berfikir dalam
upaya memenangkan kandidatnya. “Mesin partai akan semaksimal mungkin
dijalankan, semua unsur pimpinan, mulai dari pusat sampai daerah akan
kita gerakkan,” ujar politisi Demokrat Ruhut Sitompul di Gedung DPR,
Senin (10/6).
Rabu, 05 Juni 2013
Strategi PDI Perjuangan Menangkan Pemilu 2014
02.26
No comments
BERITASATU.COM Jakarta -
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempunyai cara tersendiri
dalam mencalonkan kepala daerah yang akan bertarung pada pemilihan
kepala daerah (pilkada). Tengok saja pilkada Jawa Tengah (Jateng).
Bukannya mengusung incumbent Wakil Gubernur (Wagub) Jateng,
Rustriningsih, tokoh yang dianggap dapat menyaingi Gubernur incumbent,
Bibit Waluyo, PDIP malah menyodorkan Ganjar Pranowo.
Ganjar yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PDIP sempat diragukan bisa merebut kemenangan. Faktanya, berdasarkan quick count sejumlah lembaga survey, Ganjar yang berpasangan dengan Heru Sudjatmoko menang dengan persentase 47%.
Ganjar yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PDIP sempat diragukan bisa merebut kemenangan. Faktanya, berdasarkan quick count sejumlah lembaga survey, Ganjar yang berpasangan dengan Heru Sudjatmoko menang dengan persentase 47%.
Pilkada Jatim, Laporan Khofifah Diproses Polri
02.17
No comments
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, menyatakan laporan pasangan bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Timur,
Khofifah Indar Parawangsa-Herman Suryadirja, soal adanya dukungan palsu
terhadap pasangan calon lain, sudah diproses. Hal tersebut disampaikan
Boy saat ditemui di kantornya pada Senin, 3 Juni 2013.
Khofifah mengadukan tiga pengurus Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) di Jawa Timur. Mereka adalah Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PPNUI Andi William Irfan, serta Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PPNUI Jawa Timur, Raden Panji Abdul Rachman dan K.H. Suaidi. Ketiganya dilaporkan karena dianggap melanggar Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pemalsuan.
Khofifah mengadukan tiga pengurus Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) di Jawa Timur. Mereka adalah Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PPNUI Andi William Irfan, serta Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PPNUI Jawa Timur, Raden Panji Abdul Rachman dan K.H. Suaidi. Ketiganya dilaporkan karena dianggap melanggar Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pemalsuan.
Minggu, 02 Juni 2013
Pastikan Stiker menempel dirumah anda
03.55
No comments
Petugas Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) menempelkan stiker tanda
telah dilakukan pemutakhiran data pemilih di rumah-rumah warga di Desa Larangan Perreng, Kecamatan
Pragaan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.
Penempelan dilakukan mulai hari sabtu (25/5) dan berakhir pada hari Minggu (9/4). Pemutakhiran data pemilih
tersebut bertujuan untuk mendata pemilih pada Pemilu Legislatif 2014.
Editor: Wardan
Minggu, 26 Mei 2013
PPS Turunkan PANTARLIH
16.54
2 comments
PPS Desa Larangan Perreng Kec. Pragaan Kab. Sumenep, telah
menurunkan 11 Orang Panitia Pendaftaran Pemilih
(pantarlih) ke 6 Dusun diDesa Larangan Perreng untuk melakukan pemutakhiran
data pemilih atau pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap calon pemilih
Pemilu legislatif 2014.
Ketua PPS mengingatkan kepada Pantarlih, Minggu (26/5), proses
pemutakhiran data pemilih tinggal beberpa hari dan berakhir tanggal 9 Juni
2013. Dilakukan dengan cara door to door atau bertemu langsung dengan pemilih.
Kamis, 23 Mei 2013
Gelar Bimtek Pantarlih, PPS Datangkan PPK
05.11
1 comment
LARANGAN PERRENG, Untuk memberikan bimbingan melalui
pelatihan pelaksana pemilihan umum, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa
Larangan Perreng melakukan bimtek kepada Panitia Pendaftaran Pemilih
(Pantarlih).
Dalam pelaksanaan Bimtek, PPS mendatangkan anggota PPK dibidang Pemutakhiran Data Pemilih yaitu Moh Subli untuk memberikan bimbingan teknis kepada Pantarlih.
Dalam pelaksanaan Bimtek, PPS mendatangkan anggota PPK dibidang Pemutakhiran Data Pemilih yaitu Moh Subli untuk memberikan bimbingan teknis kepada Pantarlih.
Selasa, 21 Mei 2013
Pengecekan Perlengkapan Logistik Pantarlih
21.07
No comments
Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Larangan Perreng
melakukan pengecekan logistik pantarlih,
Pengecekan tersebut dilakukan agar seluruh dokumen maupun jumlah logistik tidak
mengalami kekurangan dan sesuai dengan kebutuhan pada saat berlangsungnya
pendataan, seperti balpoint, pensil, spidol, Model A.0.KPU, Model A.A-KPU,
Model A.A.1-KPU, Tanda Pengenal dan Buku Panduan Pantarlih dan lain sebagainya.
Rencananya logistik pantarlih tersebut akan dibagikan ke seluruh Pantarlih Desa Larangan Perreng pada Kamis Tanggal 23 Mei 2013.
Rencananya logistik pantarlih tersebut akan dibagikan ke seluruh Pantarlih Desa Larangan Perreng pada Kamis Tanggal 23 Mei 2013.
Senin, 20 Mei 2013
SBY Minta TNI AD Netral Jelang Pemilu
04.58
No comments
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi
menunjuk Wakil Kepala Staf TNI AD Letjen TNI Moeldoko menjadi Kepala
Staf TNI Angkatan Darat. Moeldoko menggantikan Jenderal TNI Pramono
Edhie Wibowo yang memasuki masa pensiun bulan ini.
Sejumlah pesan juga disampaikan SBY kepada kedua petinggi itu untuk menata TNI AD yang lebih baik lagi di masa depan.
Minggu, 19 Mei 2013
Ini Syarat-syarat Agar Jokowi Mulus Jadi Presiden di Pemilu 2014
16.35
No comments
JAKARTA - Nama Joko Widodo atau Jokowi belakangan santer disebut sebagai kandidat presiden yang paling potensial. Namun, ada beberapa syarat agar Jokowi bisa sukses menjadi orang nomor satu di Indonesia, terutama kaitannya dengan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Kuncinya
kesuksesan dia mengubah wajah birokrasi DKI, kalau sukses dia tentu
akan menjadi pilihan banyak orang,"ujar Pengamat Politik UIN Syarif
Hidayatullah kepada Tribunnews, Minggu(19/5/2013).
Selain itu
syarat yang lain kata Gun Gun, mantan Wali Kota Surakarta tersebut harus
bisa membenahi di level makro pemerintahan Jakarta. Seperti misalnya,
mengubah wajah birokrasi yang elitis menjadi populis dan
transformasional serta melibatkan warga. "Dan saya kira untuk level ini Jokowi sudah on the right track,"ujar Gun Gun.
Tidak ketinggalan pula, Jokowi
disarankan harus membentuk transparansi dan penempatan
birokrat-birokrat yang tepat sesuai dengan perubahan pola pemerintahan
yang melayani bukan dilayani.
Sementara untuk level mikro lanjut
Gun Gun indikator-indikator kinerja leading sector. Misalnya kinerja
seluruh kedinasan dan SOTK di lingkungan pemprov DKI. Itu bisa diberi
KPI(Keys Performance Index).
"Dan maju mundurnya kinerja Jokowi bisa dipantau oleh publik,"katanya.
Naik Odong-odong, Soekarwo-Saifullah Yusuf Daftar Pilkada Jatim
16.31
No comments
Surabaya : Pasangan Gubernur Jawa Timur incumbent
Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) mendaftarkan diri dalam Pilkada Jawa
Timur periode 2013-2018. Dengan disertai iring-iringan pendukung,
pasangan 'Karsa' naik kereta kelinci alias odong-odong menuju Kantor
Komisi Pemilihan Umum di Jalan Raya Tenggilis Surabaya, Minggu
(19/5/2013).
Jumat, 17 Mei 2013
Soekarwo larang Pemprov gelar real count di Pilgub Jatim
23.14
No comments
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo
melarang penerapan sistem real count untuk mengetahui hasil Pemilihan
Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 yang akan digelar pada 29 Agustus
mendatang. Alasannya, tidak elok bagi pemerintah menggelar real count
untuk mengetahui hasil Pilkada.
Sesuai rencana Pemprov Jatim
bakal menggelar real count dengan sistem SMS Gateway. Sistem itu
disebut-sebut memiliki kelebihan mampu menandingi sistem quick count
(perhitungan cepat) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei. Sebab,
sistem real count tidak menggunakan metode sampling dan tanpa margin
error.
DKPP: Bawaslu-KPU Beda Pandangan Soal UU Pemilu
08.11
No comments
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu menyimpulkan Badan Pengawas Pemilu
dan Komisi Pemilihan Umum memiliki perbedaan persepsi dalam menafsirkan
ketentuan penyelesaian sengketa dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012
tentang Pemilu.
"Semua fakta-fakta yang terungkap dalam
persidangan dipandang dengan persepsi berbeda oleh pihak teradu (KPU)
yang didukung dengan keterangan para ahli," kata Ketua Majelis Sidang
DKPP Jimly Asshiddiqie ketika membacakan Putusan Sidang di Jakarta,
Jumat.














![Khofifah Indar Parawansa. [Google]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXBNAS-qBucs9FYWUIaDE8vLtK-EZx1Nsd8F902AmTCH9xwwbnG1fw7fgJIB7muAxw1Ys5u3LqnzoKrfLjfpZs8wSBJYhU0qBUNm2aKvZR9H22Eix9Yztv16pVevwk9LAFVUg-d10dIb4/s640/C1.jpg)














